Selasa, Maret 03, 2009

Raman

(Gambar Raman)


Tokoh kali ini, merupakan salah seorang tokoh penting yang menghasilkan penemuan dari penelitian di bidang optik, dimana hasil penemuannya banyak digunakan saat ini di bidang transmisi data melalui kabel optik, baik terrestrial maupun kabel laut, yang terkenal sebagai Penguat Raman (Raman Amplifier).

Tokoh yang memiliki nama lengkap Chandrasekhara Venkata Raman ini, dilahirkan pada tanggal 7 November 1888 di Tiruchirapalli, Tamil Nadu, Selatan India. Ayahnya merupakan seorang pengajar Matematika dan Fisika. Dalam usia awal, Raman pindah ke kota Visakhapatnam, Andhra Pradesh.

Ia kuliah pada tahun 1902 di Perguruan Tinggi Kepresidenan (Presidency College), Madras (kini Chennai ) dan mendapatkan gelar BA pada tahun 1904 dimana ia juga menjadi yang terbaik sehingga meraih medali emas dalam bidang Fisika. Dan 3 tahun kemudian, ia mendapatkan gelar MSc dan kembali meraih kehormatan tertinggi atas prestasinya.

Pada tahun 1907 ia menjadi anggota Pamong Praja India sebagai Asisten Jenderal Akuntan di Calcutta, karena waktu itu karir dalam bidang sains sepertinya bukanlah sebuah pilihan yang tepat. Kendatipun demikian, dalam kesibukan pekerjaannya, Raman menyempatkan diri untuk melakukan eksperimen di IACS (Indian Association for the Cultivation of Science) di Calcutta. Pada tahun yang sama, tepatnya tanggal 6 Mei 1907, Raman menikah dengan Lokasundari Ammal, dan memiliki seorang putra yang bernama Radhakrishnan.

Dan 10 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1917, Raman mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pegawai pemerintah, waktu itu ia mendapat tawaran dari Universitas Calcutta sebagai guru besar Fisika, hal ini dijalaninya selama sekitar 15 tahun. Dan juga pada saat yang bersamaan ia tetap menyempatkan diri untuk melakukan riset di IACS dimana pada tahun 1919 ia mendapat posisi sebagai Sekretaris Kehormatan. Pada saat-saat inilah yang menjadi era kejayaan karir bagi Raman. Di sinilah pekerjaannya pada optik mendapat pengakuan.

Pada tanggal 28 Februari 1928, melalui percobaannya tentang hamburan atau penyebaran cahaya, Raman menemukan suatu fenomena yang nantinya dikenal sebagai Efek Raman. Hal ini menjadi suatu penemuan penting, karena dapat menjelaskan sekaligus membuktikan sifat quantum alami cahaya. Penemuan ini membantunya memenangkan hadiah Nobel Fisika pada tahun 1930. Selain itu, spektroskopi Raman yang berdasarkan pada efeknya juga dinamai menurut namanya.

Merupakan pertama kali dimana seorang pelajar India yang belajar sama sekali di India menerima Hadiah Nobel. Ia juga menjadi orang Asia pertama yang menerima penghargaan tersebut dalam bidang Sains.


(Gambar Raman Diabadikan Dalam Perangko)


Penemuannya banyak dimanfaatkan tidak hanya dalam bidang telekomunikasi, namun juga medis. Selain kontribusi ilmiah di bidang sains optik, ia juga memberikan kontribusi di bidang akustik instrumen musik. Pada tahun 1934, Raman menjadi pemimpin Institut Ilmiah India, Bengaluru dan pada tahun 1948, ia mendirikan Lembaga Penyelidikan Raman. Ia diberi gelar kebangsawanan pada tahun 1929 dan dihadiahi penghargaan Bharat Ratna (penghargaan tertinggi di India) pada tahun 1954 dan pada 1957 ia dianugerahi penghargaan Lenin Peace Prize. Raman merupakan paman dari pemenang Hadiah Nobel Fisika Subramanyan Chandrasekhar. Raman meninggal dunia pada tahun 1970 di Bangalore pada usia 82 tahun.


Daftar Bacaan
nobel prize
wikipedia

Minggu, Maret 01, 2009

Pola Penyandian Huffman Berdasar Statistika Penggunaan Huruf-huruf Alfabet Pada Bahasa Indonesia

Abstrak

Penyandian Sumber, merupakan salah satu mekanisme yang digunakan untuk mengatasi berbagai keterbatasan kapasitas ruang baik untuk penyimpanan, maupun pengiriman informasi. Menurut Shannon, nilai rata-rata simbol biner per keluaran sumber dapat digunakan untuk mendekati entropi sumber asli. Efisiensi sumber sendiri dapat dihasilkan dari penyandian sumber tersebut.

Sistem penyandian Huffman merupakan sistem penyandian sumber yang sangat optimal karena menghasilkan sandi yang nilainya mendekati nilai entropinya. Dalam penerapannya, harus dilakukan proses statistis untuk mengetahui nilai rerata informasi sumber. Yang dihasilkan dari penyandian ini berupa pemampatan terhadap data sumber. Pada penelitian ini, dilakukan penerapan penyandian Huffman (statis) pada Bahasa Indonesia umum tertulis. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas pemampatan yang dihasilkan. Terlebih dahulu dilaksanakan penelitian rerata muatan informasi pada Bahasa Indonesia dengan memperhitungkan kegayutan antar karakter hingga orde ke-3 sebagai dasar penyusunan sistem penyandian Huffman.

Sandi yang diperoleh diuji menggunakan pertidaksamaan Kraft dan diterapkan juga pada teks Bahasa Inggris.





A. Pendahuluan

Pengolahan informasi diperlukan untuk keamanan data, kemudahan dalam transmisi, pemanfaatan ruang yang terbatas, dan sebagainya. Diperlukan suatu cara untuk mengolah informasi agar muatan informasinya tidak hilang. Hilangnya muatan informasi, menyebabkan informasi tidak dapat diketahui maknanya.

Ilmu statistik digunakan untuk mencari nilai rerata muatan informasi (entropi) yang terkandung dalam suatu sumber pesan. Kandungan entropi tersebut dapat dimanfaatkan salah satunya sebagai penyandian sumber. Penyandian Sumber dilakukan sebagai salah satu cara untuk memanfaatkan kapasitas ruang yang terbatas.


B. Dasar Teori.

Pada Sumber informasi, terdapat nilai rerata muatan informasi yang dinyatakan dengan entropi (H). Teori informasi menggunakan istilah entropi sebagai suatu ukuran tentang berapa banyak suatu informasi disandikan di setiap pesan. Semakin tinggi nilai entropi dari suatu pesan, maka akan semakin banyak informasi yang dikandungnya.



Prinsip pemisahan Shannon menyatakan bahwa nilai rerata simbol-simbol biner per keluaran sumber dapat digunakan untuk mendekati entropi sumber. Penyandian Sumber dengan demikian diterapkan untuk mengurangi jumlah bit yang akan disimpan atau ditransmisikan. Dengan kata lain, efisiensi sumber dapat dihasilkan dari penyandian sumber.



Sumber informasi diskret terdiri atas sumber diskret dengan memori dan tanpa memori. Pada sumber diskret dengan memori kemunculan suatu simbol pada suatu pesan tidak saling bebas, melainkan tergantung pada simbol yang sudah muncul sebelumnya. Dengan demikian kombinasi simbol keluarannya mengikuti orde tertentu yang dapat dijelaskan melalui proses Markov. Markov orde-0 untuk simbol yang secara statistik berdiri sendiri, Markov orde-1 untuk kombinasi 2 simbol (digram), Markov orde-2 untuk kombinasi 3 simbol (trigram) dan orde-3 untuk kombinasi 4 simbol (tetragram). Perolehan entropi pada orde Markov yang semakin tinggi akan semakin menurun.

Penyandian Huffman merupakan sistem penyandian sumber berbasis entropi yang paling optimal. Hal ini disebabkan nilai entropi pada penyandian mendekati nilai entropi pada sumber.


C. Perancangan

Perancangan dimulai terlebih dahulu dengan melakukan proses statistik terhadap teks tertulis Bahasa Indonesia. Setelah diketahui frekuensi pemunculannya, maka dilakukan penghitungan terhadap entropinya. Hal ini dilakukan untuk masing-masing kombinasi 1, 2, 3 dan 4 karakter.

Setelah diperoleh nilai entropinya, maka kombinasi karakter disusun dengan dimulai pada jumlah yang terbesar. Dari urutan tersebut dilakukan proses penyandian menggunakan algoritma Huffman.

Alur penelitian adalah sebagai berikut:




D. Hasil dan Pembahasan

Diperoleh hasil bahwa pada kombinasi karakter yang semakin banyak (Orde Markov yang semakin tinggi), entropi yang dihasilkan akan semakin menurun. Dengan demikian muatan informasinya akan semakin tinggi. Hal ini berarti bahwa untuk kegayutan pada orde Markov yang semakin tinggi , hilangnya salah satu kombinasi karakter dapat menyebabkan hilangnya kandungan informasi yang dibawa oleh suatu berita.



Setelah dilakukan penyandian menggunakan algoritma Huffman statis, diperoleh hasil bahwa nilai entropi sumber asli cenderung mendekati nilai entropi pada sandi. Hal ini membuktikan bahwa penyandian Huffman merupakan penyandian berbasis entropi yang paling optimal.



Penerapan hasil penyandian berbasis entropi pada Bahasa Indonesia dilakukan terhadap teks dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang terdiri atas 1000, 2500 dan 5400 karakter untuk mengetahui sejauh mana unjuk kerja dan perbandingan penyandian yang dihasilkan tersebut.





Dari perbandingan terhadap gambar 5, 6 dan 7 dapat terlihat bahwa sandi Huffman yang dihasilkan memiliki tingkat perbandingan antara berkas asli dan hasil penyandian yang sangat optimal bila diterapkan pada Bahasa Indonesia dan hal ini berbanding lurus terhadap kombinasi karakter yang semakin tinggi.


E. Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan pada laporan, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Rerata muatan informasi dalam teks tertulis dapat dimanfaatkan untuk melakukan penyandian, khususnya penyandian sumber berbasis entropi.
  2. Nilai entropi untuk karakter saling gayut akan semakin mengecil seiring dengan bertambahnya gayutan dan semakin kecil nilai entropi suatu karakter, semakin tinggi kandungan informasinya. Untuk karakter sebanyak sekitar 800.000 pada gayutan 1 hingga 4 diperoleh nilai entropi berturut-turut sebesar 4,012 bit/simbol; 3,6046 bit/simbol; 3,33547 bit/simbol dan 3,0588 bit/simbol.
  3. Penyandian Huffman statis merupakan penyandian sumber berbasis entropi yang memenuhi syarat-syarat sebagai sandi instan yang terawasandikan unik. Dan diperoleh nilai entropi hasil penyandian yang mendekati nilai entropi sumber berturut-turut dari kombinasi 1 hingga 4 karakter sebesar 4,015 bit/simbol; 3,649 bit/simbol; 3,3585 bit/simbol dan 3,0768 bit/simbol.
  4. Perbandingan hasil penyandian menunjukkan bahwa penyandian menggunakan kombinasi 4 karakter memiliki kompresi paling optimal dengan perbandingan jumlah bit hasil penyandian terhadap bit sumber sebesar 35 %.


Kabel laut terpanjang



Kabel laut itu apaan sih?


Kabel laut merupakan salah satu media transmisi menggunakan kabel yang diletakkan atau ditanam di dasar lautan. Kabel laut membentuk suatu jaringan telekomunikasi yang dapat menghubungkan beberapa perangkat telekomunikasi di berbagai lokasi.


Terus...

Kabel laut terpanjang di dunia yang melintas antar benua adalah kabel SEA-ME-WE 3. Nama tersebut berasal dari lintasan yang dilewati oleh bentangan kabel laut yaitu South East Asia (Asia Tenggara), Middle East (Timur Tengah) dan West Europe (Eropa Barat), dan angka 3 sendiri menyatakan bahwa itu adalah jalur kabel laut yang dibangun yang ke sekian kalinya (hingga kini telah dibangun SEA-ME-WE 4).

Hampir setara dengan keliling bumi sekitar 40.000 km, kabel laut SEA-ME-WE 3 terbentang sejauh 39000 km, yang terdiri atas 10 segment yang menghubungkan 39 landing point di sepanjang Eropa Utara, Asia dan Australia.


Berapa ya kapasitasnya?

Kapasitas kabel laut tersebut awalnya didesain untuk membawa transmisi data hingga 2,5 Gbit/s pada awal tahun 2000 dan diupgrade hingga mencapai kapasitas 10Gbit/s pada tahun 2007. Atau setara dengan 10 miliyar (10.000.000.000) bit tiap detiknya. Wow...kapasitas yang sangat besar sekali waktu itu (meskipun saat ini teknologi sudah sangat memungkinkan untuk kapasitas hingga lebih dari 1000 milyar bit tiap detiknya).



(Gambar Jalur SEA-ME-WE 3)


Wah...kabel sepanjang itu yang punya siapa?

SEA-ME-WE 3 sendiri dimiliki bareng-bareng oleh konsorsium (gabungan bersama) yang terdiri atas 33 negara dan 92 operator telekomunikasi di dunia, yang terletak di 4 benua termasuk salah satunya Indonesia. Untuk Indonesia sendiri, konsorsium tersebut diwakili oleh PT. Indosat.


Kapan dibangun?

Project SEA-ME-WE 3 ditandatangani pada tahun 1997, dan difungsikan sepenuhnya pada Maret 2000, yang menggunakan teknologi WDM. Jaringan kabel laut tersebut dibangun dengan menghabiskan dana sebesar $1.300 M atau dengan kurs Rp. 9000 maka menjadi sekitar Rp. 11.700.000.000.000. (Rp. 11,7 Trilyun).


Wah...kalau dibeliin permen dapat berapa bungkus ya?

Memang sih, uang yang dikeluarkan sebanding dengan fungsi yang diemban oleh jaringan tersebut, yang bisa membuat sekitar 4 miliyar penduduk dunia saling terhubung, yang merupakan 3/4 dari seluruh jumlah penduduk di planet ini.


Uhmm...banyak banget....lalu kalau di laut, kabelnya bisa putus ga?

Meskipun ditanam atau diletakkan di dasar lautan yang dalam, namun bukan berarti kabel laut terbebas dari masalah. Kabel laut juga ternyata sangat rentan terhadap gangguan. Potensi gangguan yang muncul, yang menyebabkan kabel laut sering terputus umumnya akibat terkena jangkar kapal, jaring nelayan (pukat harimau), atau akibat bencana alam seperti gempa bumi yang terjadi beberapa waktu yang lalu di Taiwan.




Daftar Bacaan:
Fujitsu
bnet
wikipedia

Morse


Dalam suatu ruangan, seorang gadis kecil, yang mengenakan baju berwarna coklat muda dengan padanan rok berwarna coklat tua, dengan cerianya sedang menulis urutan garis dan titik-titik tertentu di atas selembar kertas. Sementara temannya yang lain sedang asyik mengamati, sambil sekali-sekali menggaruk kepalanya.

Tiba-tiba gadis kecil itu berhenti menulis dan menyerahkan lembaran kertas tersebut kepada temannya yang tadi sibuk mengamati. Dan tidak berapa lama kemudian, temannya kembali menyerahkan kertas tersebut dengan dibubuhi tulisan. Lalu mereka berdua saling tertawa.

Mereka berdua tidak sendirian, di dalam ruangan tersebut terdapat belasan anak lain yang melakukan kegiatan serupa. Ternyata, mereka adalah anggota Pramuka yang sedang berlatih menulis dan menghafalkan sandi Morse. Sandi Morse merupakan sandi yang terdiri atas garis dan titik yang dikombinasikan dengan cara tertentu. Penerapan sandi Morse tersebut, ternyata tidak hanya dapat disampaikan melalui tulisan saja, namun juga bisa melalui peluit, cahaya, asap, lampu, arus listrik dan lain sebagainya.

Samuel Finley Breese Morse, itulah nama lengkap Morse, sang penemu sandi tersebut yang dinamakan sesuai dengan namanya. Ia dilahirkan pada tanggal 27 April 1791 di Charlestown, di luar kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Morse merupakan anak sulung dari seorang pendeta yang bernama Jedidiah Morse dan istrinya Elizabeth Breeze. Selain Morse, mereka juga memiliki 2 orang anak lain yakni Sidney dan Richard. Di keluarganya, ia mendapat nama panggilan Finley.

Pendidikan awal yang dijalani Morse, ditempuh pada saat usianya 7 tahun di Phillips Academy. Meskipun tidak tergolong anak yang cerdas, namun bakat menggambarnya terlihat sangat menonjol. Memang sejak berumur empat tahun, Morse sangat tertarik untuk menggambar. Saat menginjak usia 14 tahun, dia mengumpulkan uang saku dengan menggambar teman-temannya dan orang-orang di kota.



(Gambar 1. Samuel FB Morse)


Pada 1810, dia menyelesaikan pendidikannya di Yale College. Cita-citanya untuk menjadi seorang seniman tidak direstui oleh orangtuanya. Kemudian Morse bekerja sebagai seorang pegawai toko di toko buku Charlestown. Selama masa ini, ia terus menggambar.

Akhirnya sikap ayahnya melunak dan mengijinkannya pergi menuju ke Inggris untuk belajar seni pada 1811. Selama masa ini, Morse bekerja di Royal Academy dengan seniman Amerika yang bernama Benjamin West. Ternyata, hal ini tidak berlangsung lama, pada 1815 Morse kembali ke Amerika dan mendirikan sebuah studio seni di kampung halamannya di Boston.

Pada tahun 1818, Morse menikah, dan kemudian memiliki dua orang putra dan seorang putri. Kondisi pada saat itu ternyata tidak sesuai dengan harapannya. Dia akhirnya menyadari bahwa meskipun lukisannya menarik perhatian orang, namun ia sangat sulit menjual lukisan hasil karyanya. Maka Morse mulai mencari pekerjaan lain dengan melakukan perjalanan yang intensif. Pada tahun 1823 ia tiba di New York dan menetap di sana.

Namun malangnya 7 tahun kemudian istrinya meninggal karena masalah jantung, disusul setahun kemudian oleh ayahnya pada 1826 dan 2 tahun kemudian ibunya. Meskipun Morse sibuk mendirikan dan kemudian menjadi presiden pertama organisasi the National Academy of Design, suatu organisasi untuk membantu para seniman, namun kematian orang-orang terdekatnya membuatnya sangat berduka, sehingga ia pergi menuju Eropa untuk menghilangkan kesedihan tersebut.

Pada bulan oktober 1832, Morse dan keluarganya berlayar pulang dengan kapal bernama Sully. Morse mendengar percakapan tentang electromagnet yang baru ditemukan, dan kemudian muncul dalam benaknya konsep tentang telegraf elektrik. Pada tahun 1835, dia berhasil menciptakan model telegraf pertamanya, yang dioperasikan di gedung Universitas New York, tempat di mana dia mengajar seni. Karena miskin, dia membuat model tersebut dari bahan-bahan kasar seperti penyangga kanvas tua, baterai buatan sendiri, dan jam tua untuk menggerakkan kertas dimana garis dan titik akan dituliskan.

Pada tahun 1837, Morse mendapatkan dua orang rekan yang membantunya mengembangkan telegrafnya. Leonard Gale, seorang professor sains di universitas New York yang memberikan saran-saran kepadanya, seperti bagaimana cara meningkatkan voltase dengan cara meningkatkan gulungan disekitar electromagnet, dan Alfred Vail, seorang pemuda yang memiliki keterampilan mekanik, dimana keluarganya memiliki perusahaan pengolah besi New Jersey. Kedua rekan tersebut sangat berperan membantunya membuat model telegraf yang lebih baik.

Dengan pertolongan teman-teman barunya, Morse mengajukan paten untuk telegraf barunya pada tahun 1837, yang dijelaskannya termasuk sebuah sandi yang terdiri dari titik dan garis untuk mewakili angka-angka, sebuah kamus untuk mengubah angka-angka tersebut menjadi kata-kata, dan seperangkat jenis gigi gergaji untuk mengirim sinyal. Morse yang tidak puas dengan karir seninya, telah memberikan seluruh waktunya bagi telegraf.


(Gambar 2. Telegraf Ciptaan Morse dan Vail 1884-1885)


Pada tahun 1838, dalam sebuah pameran tentang telegrafnya di New York, Morse mentransmisikan sepuluh kata per menit. Dia mneggunakan kamus angka-kata miliknya, dan menggunakan sandi titik-garis untuk menulis surat secara langsung. Walaupun kelak akan berubah secara detail, sandi Morse menjadi standar yang digunakan di seluruh dunia.

Dalam beberapa tahun kemudian, Morse memamerkan telegrafnya dikalangan orang-orang terpelajar, manusia-manusia karir, dan komite-komite dari kongres-kongres, dengan harapan akan mendapatkan dana untuk mengadakan test skala besar bagi telegrafnya. Dia mendapatkan pertanyaan yang besar apakah pesan dapat benar-benar dikirim dari satu kota ke kota yang lain dengan menggunakan kawat.

Pada tahun 1843, dengan usahanya sendiri, tanpa pertolongan berarti dari rekan-rekannya, Morse akhirnya berhasil mendapatkan dana dari Congres untuk membangun kabel telegraf pertama di Amerika, dari Baltimore ke Washington D.C. Setelah Morse selesai merentangkan kawatnya, alatnya mampu bekerja dengan baik. Dan, sejak bulan Mei 1844, jaringan telegraf elektrik antar kota pertama di dunia telah rampung. Setelah dua belas tahun dimana kebanyakan orang Amerika tidak menghiraukan usahanya untuk membangun telegraf, Morse secara cepat menjadi pahlawan Amerika.

Pada tahun 1846, perusahaan-perusahaan swasta yang menggunakan paten Morse, telah membangun jaringan telegraf dari Washington, mencapai Boston dan Buffalo, dan bahkan dikembangkan lebih jauh lagi. Pada tahun 1847, dengan uang yang diperolehnya dari telegraf, Morse membawa keluarganya bersama-sama ke rumah di pedesaan miliknya sendiri. Dia membeli 100 hektar tanah di luar kota Poughkeepsie dan memberinya nama Locust Grove.

Pada tahun 1848, Morse menikah untuk kedua kalinya, dengan seorang kerabatnya yang miskin, tuli dan bodoh, yang berumur 26 tahun. Morse menjelaskan bahwa dia memilih wanita itu karena wanita itu dapat mandiri darinya. Keluarga Morse tumbuh dengan tambahan beberapa orang anak.

Pada awal 1850-an, Morse kembali membangun Locust Grove dengan villa bermodel Italia. Di usianya yang ke-80, tepatnya tanggal 2 April 1872, Morse meninggal dunia di New York karena sakit pneumonia. Ia dimakamkan di pemakaman Greenwood, Brooklyn



Diterjemahkan dan disadur dari:
www.notablebiographies.com
news mercubuana.ac.id

Jumat, Februari 27, 2009

dongeng sebelum tidur (1)

Dulu…
aku pernah punya cinta
sesederhana untaian pelangi di tengah taburan rintik hujan
semewah rangkaian mutiara di tengah dekapan berlian
setulus iringan putaran waktu yang tak terjamah dimensi ruang
Yang selalu ingin kuberikan padamu seutuhnya

aku pernah mencintaimu
selemah bisikan sang bayu saat mencumbu rerumputan
sekuat cengkraman akar pohon di tepian jurang
seputih hamparan salju di Himalaya
sekelam dasar samudra
Yang selalu ingin kupersembahkan untukmu sepenuh jiwa

Dulu…
aku pernah jatuh cinta padamu
mengalun merdu selembut pancaran sinar rembulan yang menembus pekatnya malam
membias bening bak tetesan embun dalam sejuknya selimut kabut pagi
mengalir dalam ukiran jejak langkah siraman ombak kala membelai tegarnya batu karang
Yang tak pernah bisa padam, yang tak kan bisa terkikis dan tak dapat terhempas

namun tak sanggup kuungkap kepadamu, tidak dengan barisan kata, tidak dengan jalinan puisi, tidak dengan eloknya kuntum bunga, tidak dengan manisnya rayuan

karena rasa cinta itu tak sepadan dengan jutaan kata, tak dapat kuwakilkan pada lukisan keindahan ribuan puisi, tak jua sebanding dengan hangatnya sapaan senyuman kuntum bunga atau gemercik dahsyat pesona rayuan

karena ENGKAU JAUH LEBIH BERHARGA dari itu semua…

Dulu...
Aku Sangat Menyayangimu
Yang mungkin tak kan pernah kau pahami

Jumat, Februari 13, 2009

Polan

Seorang pegawai (A) yang bertugas sebagai marketing sebuah perusahaan barang kebutuhan harian rumah tangga sedang melakukan penjualan dan berdialog dengan salah seorang pria(B) yang akan memasuki sebuah pusat perbelanjaan:

A: Selamat siang Mas...boleh saya nanya-nanya sebentar?
B: Selamat siang...iya silahkan...
A: Sabun mana yang selalu anda gunakan?
B: Polan
A: Shampoo mana yang selalu anda pakai?
B: Polan
A: Pasta gigi mana yang selalu anda gunakan?
B: Polan
A: Trs kalau semir sepatu?
B: Polan
A: Kalau kaos kaki?
B: Polan
A: (Sedikit frustasi) Kok dari tadi polan-polan melulu?saya sampai saat ini baru mendengar ada merk barang yang namanya Polan. Coba ceritakan lebih lanjut ke Saya...Polan itu merk internasional dari negara mana?
...

B: Itu bukan merk barang mas...Polan itu temen kost saya....

Jumat, Januari 30, 2009

KISS (Keep It Simple Solution)


Seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.


Kasus 1


Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong.

Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.

Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.


Kasus 2

Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena.

Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.

Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia? Mereka menggunakan pensil!


Kasus 3

Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk memecahkan masalah ini.

Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, "Inti dari keluhan pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu". Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan "menunggu" dan merasa "tidak menunggu lift".


Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Solution), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.


source: mailing list