Kategori

Tampilkan postingan dengan label artikel menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel menarik. Tampilkan semua postingan

Kamis, Desember 31, 2009

Angka

Angka yang kita tuliskan merupakan sekumpulan alogaritma dengan urutan-urutan tertentu, mulai dari angka 0 hingga angka 9. Alogaritma tersebut dikenal dengan alogaritma Arab. Mengapa? Hal ini disebabkan karena orang-orang Arab yang mempopulerkan alogaritma tersebut.

Pernahkah anda bertanya, mengapa angka satu dituliskan "1", angka dua dituliskan "2", dan seterusnya?Adakah hal yang mendasari cara penulisan tersebut?Dan ternyata..... Ada. Apakah itu? Jawabannya adalah jumlah sudut. Mengapa?

Kita lihat contoh berikut ini:

Satu : Memiliki satu sudut sehingga ditulis 1
Dua : Memiliki dua sudut sehingga ditulis 2
Tiga : Memiliki tiga sudut sehingga ditulis 3

dan seterusnya......


Dan setelah disederhanakan menjadi bentuk angka seperti yang kita kenal saat ini yaitu: 1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9. Lalu bagaimana dengan angka nol? Angka nol dituliskan "0" karena tidak mempunyai sudut sama sekali atau nol sudut.....

Jumat, Maret 13, 2009

A Nice Article about Love

-by Swami Vivekananda


I once had a friend who grew to be very close to me.

Once when we were sitting at the edge of a swimming pool, she filled the palm of her hand with some water and held it before me, and said this: "You see this water carefully contained on my hand? It symbolizes Love."

This was how I saw it: As long as you keep your hand caringly open and allow it to remain there, it will always be there. However, if you attempt to close your fingers round it and try to posses it, it will spill through the first cracks it finds.

This is the greatest mistake that people do when they meet love...they try to posses it, they demand, they expect... And just like the water spilling out of your hand, love will retrieve from you .

For love is meant to be free, you cannot change its nature. If there are people you love, allow them to be free beings.

Give and don't expect.
Advise, but don't order.
Ask, but never demand.

It might sound simple, but it is a lesson that may take a lifetime to truly practice. It is the secret to true love. To truly practice it, you must sincerely feel no expectations from those who you love, and yet an unconditional caring."

Passing thought... Life is not measured by the number of breaths we take; but by the moments that take our breath away.....

Life is beautiful!!! Live it !!!

Jumat, Januari 30, 2009

KISS (Keep It Simple Solution)


Seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.


Kasus 1


Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong.

Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.

Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.


Kasus 2

Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena.

Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.

Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia? Mereka menggunakan pensil!


Kasus 3

Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk memecahkan masalah ini.

Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, "Inti dari keluhan pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu". Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan "menunggu" dan merasa "tidak menunggu lift".


Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Solution), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.


source: mailing list

Minggu, Juni 29, 2008

teman adalah hadiah


Teman adalah hadiah dari yang di atas buat kita.

Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.

Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam, saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.

Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.

Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka. Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKAN-lah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.

Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita.

Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut" mereka luka atau mereka "takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll. Itulah cara mereka mempertahankan diri.


Mereka akan bilang:
"Menari itu tidak menarik"
"Tidak ada yang cocok denganku"
"Teman-temanku sudah lulus semua"
"Aku ini buruk siapa yang bakal tahan denganku"
"Kisah hidupku membosankan"

Mereka tidak akan bilang:
"Aku tidak bisa menari"
"Aku membutuhkan kamu denganku"
"Aku kesepian"
"Aku butuh diterima"
"Aku ingin didengarkan"

Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.


source: kiriman temen

Pygmalion

Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus. Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.

Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.

* Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini."

* Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu." Tetapi Pygmalion berkata, " Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu".

* Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, "Kasihan,anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya."

Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain. Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik. Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah,sebagus-bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu." Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul.

Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion,yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.

Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.

Misalnya,
* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.

* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.

* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.

Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion. Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.
Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.

* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur,akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.

* Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.

Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain. Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain.

Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain. Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik.

Tetapi jika kita berpikir buruk, kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang mencoba membujuk," atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah." Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri.Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia. Sebaliknya, kalau kita berpikir positif,kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita." Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai.

Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah.

Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai. Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik.

Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan. Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat.

Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.

MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be filled with positive people only............how nice our life is!!!!

sumber: kiriman temen

we are what we think of



Seorang pemuda Indian bertanya kepada kakeknya mengapa dia mudah sekali
tersinggung, gampang marah, tdk tenang dan selalu punya prasangka buruk
terhadap orang lain. Dia ingin tahu cara mengubah perangainya...

Sang kakek berkata,bahwa dalam diri manusia ada dua ekor serigala. Serigala
yang satu selalu berpikiran negatif, mudah marah dan selalu punya prasangka
buruk. Sedang serigala yang lain selalu berpikiran positif, baik hati, dan
suka hidup damai. Setiap hari kedua serigala ini selalu berkelahi.

Lalu siapakah yang menang? tanya si pemuda.
Yang menang adalah yg setiap hari kau beri makan, kata sang kakek.

Friends...
Earl Natinghle pernah menuliskan "KITA ADALAH APA YANG KITA PIKIRKAN". Kita
akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan ttg diri kita. Kenapa
sehh...pikiran itu begitu dahsyat pengaruhnya. Ternyata pikiran2 yg kita
masukkan dalam diri kita akan mempengaruhi perilaku kita sehari2,prilaku
akan membentuk watak, watak akan membentuk kebiasaan kita dan kebiasaanlah
yang akan menentukan nasib kita.

Emang sih nasib manusia itu ditentukan sama Tuhan...btw...manusia juga punya
kebebasan loh...menentukan nasibnya sebelum itu terjadi. Kan Tuhan ga akan
merubah nasib umat-Nya kalo manusia itu sendiri ga mau merubahnya, ya
toohhh...!!

So,start from thiz dayz mulailah memasukkan pikiran2 positif dalam diri kita
juga pikiran2 besar. Setiap pagi sebelum memulai hari katakan pada diri kita
"SAYA BISA,SAYA PASTI BISA...SAYA PASTI BISA MELAKUKANNYA. TIDAK ADA
HAMBATAN SEBESAR APAPUN YANG DAPAT MENGHENTIKAN SAYA."

Well...you'll see the words power.

source: kiriman temen

setiap wanita itu cantik

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?"

"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.

"Aku tidak mengerti", kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti"

Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.

Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Tuhan berkata:

"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya "

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu "

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan."

"Kau tahu:

Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."

"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada."

Kirimkan ini kepada setiap wanita cantik yang Anda kenal hari ini untuk memperingati Hari Sejarah Wanita.

Jika Anda lakukan, sesuatu yang baik akan terjadi.

Anda akan menambah harga diri wanita!

Setiap Wanita itu Cantik.


source: kiriman temen

Life is Beautiful

1. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada
seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

2. Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu
kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

3. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.
Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup
sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

4. Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di
beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah
katapun , dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah
bercakap-cakap lama dengannya.

5. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang
kita miliki sampai
kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula
bahwa kita tidak tahu apa
yang belum pernah kita miliki sampai kita
mendapatkannya.

6. Pandanglah segala sesuatu dari kacamata
orang
lain. Apabila hal
itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu
menyakitkan hari orang
lain pula.

7. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang
kita cintai menjadi
dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kita
inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai
pantulan diri sendiri yang kita
temukan di dalam dia.

8. Orang-orang yang paling berbahagiapun tidak
selalu memiliki
hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha
menjadikan yang terbaik dari setiap
hal yang hadir dalam hidupnya.

9. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu
dengan beberapa orang yang
salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat,
kita harus mengerti
bagaimana berterimakasih atas karunia itu.

10. Hanya diperlukan waktu seminit untuk
menaksir seseorang, sejam
untuk menyukai seseorang dan sehari untuk
mencintai seseorang, tetapi
diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan
seseorang.

11. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang
menangis, mereka yang
disakiti hatinya, mereka yang mencari dan
mereka
yang mencoba. Karena hanya
mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-
orang yang pernah hadir
dalam hidup mereka.

12. Cinta datang kepada mereka yang masih
berharap sekalipun pernah
dikecewakan, kepada mereka yang masih
percaya
sekalipun pernah
dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai
sekalipun pernah disakiti
hatinya.

13. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang
yang
tidak mencintaimu,
tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai
seseorang dan tidak pernah
memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu
kepadanya.

14. Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal
jika kamu masih mau mencoba,
jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa
sanggup, jangan pernah
mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika
kamu masih tidak dapat
melupakannya.

15. Memberikan seluruh cintamu kepada
seseorang
bukanlah jaminan dia
akan membalas cintamu. Jangan mengharapkan
balasan cinta, tunggulah
sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika
tidak, berbahagialah
karena cinta tumbuh di hatimu.

16. Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar
tetapi tidak akan pernah kamu
dengar dari orang yang kamu harapkan untuk
mengatakannya. Namun demikian,
janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari
orang yang
mengatakannya dengan sepenuh hati.

17. Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-
orang disekelilingmu
tersenyum. Jalanilah hidupmu sehingga pada
waktu
kamu meninggal, kamu
tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu
menangis.


So, have you ever thought that life is so simple
and beautiful?

source: kiriman temen

Hati seorang Ayah

Suatu ketika, ada seorang anak wanita yang bertanya kepada
Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap
wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang
terbungkuk-bungkuk.

Anak wanita itu bertanya pada ayahnya "Ayah,
mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian
hari kian terbungkuk ?" Ayahnya menjawab "Sebab aku Laki-laki."
Itulah jawaban ayahnya. Anak wanita itu bergumam "Aku tidak mengerti."
Dengan kerut-kening karena jawaban ayah membuatnya tercenung rasa
penasaran.

Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita
itu, terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian ayahnya mengatakan "Anakku,
kamu memang belum mengerti tentang laki-laki." Demikian bisik
ayahnya, yang membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu
bertanya kepada Ibunya "Ibu, mengapa wajah Ayah jadi berkerut-merut
dan badannya kian hari kian terbungkuk ? Dan sepertinya Ayah menjadi
demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit ?" Ibunya menjawab "Anakku,
jika seorang Laki-laki yang benar-benar bertanggung-jawab terhadap
keluarga itu memang akan demikian".

Anak wanita itupun kemudian tumbuh
menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran, mengapa wajah Ayahnya
yang tadinya tampan menjadi berkerut-merut dan badannya menjadi
terbungkuk-bungkuk ? Hingga pada suatu malam, anak wanita itu
bermimpi. Di dalam impian itu seolah-olah dia mendengar suara yang
sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan
jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa
penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga
serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga. Dia Ku-ciptakan
bahunya yang kekar dan berotot untuk membanting-tulang menghidupi
seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat pula untuk
melindungi seluruh keluarganya."

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari
sesuap nasi yang berasal dari tetes keringatnya sendiri yang halal
dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia
mendapat cercaan dari anak-anaknya."

"Ku-berikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat
dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya
tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya
berbasah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan dihembus angin,
dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya, dan yang
selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya
dengan mengharapkan hasil dari jerih-payahnya."

"Kuberikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan
membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya
tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya
keletihan dan kesakitan kerapkali menyerangnya."

"Ku-berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi
mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam kondisi dan situasi apapun
juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya,
melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan
perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap.
Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat
dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling
menyayangi dan saling mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk
memberikan pengertian dan kesadaran terhadap anak-anaknya tentang
saat kini dan saat mendatang, walaupun seringkali ditentang bahkan
dilecehkan oleh anak-anaknya."

"Ku-berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk
memberikan pengetahuan dan menyadarkan, bahwa Isteri yang baik
adalah Isteri yang setia terhadap suaminya, Isteri yang baik adalah
Isteri yang senantiasa menemani, dan bersama-sama menghadapi
perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali
kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan
kepada isteri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar dan saling
melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahwa Laki-laki itu
senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari dan menemukan
cara agar keluarganya bisa hidup bahagia dan badannya yang terbungkuk
agar dapat membuktikan, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga
serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan
hidup keluarganya."

"Ku-berikan kepada laki-laki tanggung-jawab penuh sebagai
pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan
dengan sebaik-baiknya. Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh
laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung-jawab ini adalah amanah di
dunia."

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari ke kamar Ayahnya
ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu mencium telapak tangan Ayahnya
dan berkata "Aku mendengar dan merasakan bebanmu, Ayah."

source: kiriman temen